Jakarta – Lima bulan telah Polda Metro Jaya menelusuri dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, sekarang sudah dipecat, ditetapkan sebagai terperiksa pada Rabu, 22 November 2022.
Tapi, tiga kali pemeriksaan sejak penetapan itu, atau total lima kali sejak persoalan hukum naik ke penyidikan, Firli Bahuri tak juga ditahan. Padahal, penyidik juga sudah ada memeriksa hampir 100 saksi satu di antaranya ahli bermacam bidang. Ancaman hukuman terhadap Firli pun maksimal 20 tahun penjara disertai denda paling sejumlah Rupiah 1 miliar.
Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), terperiksa sanggup dikerjakan penangkapan pada saat pasal yang dijerat untuk terdakwa mengandung ancaman lebih banyak dari lima tahun penjara. Perihal itu, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Karyoto berdalih penyidik masih mengembangkan persoalan hukum tambahan jauh.
“Hari ini kalau memang benar dapat saya tahan, saya tahan. Tapi kami wajib taktik serta strategi yang tepat sehingga nanti jangan buang-buang waktu,” kata Karyoto pada Balai Promoter Metro Jaya usai acara rilis akhir tahun, Kamis, 28 Desember 2023.
Kasus Firli Bahuri tidak ada hanya saja satu yang mana dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Perkara lainnya adalah dugaan kebocoran dokumen KPK pada penyidikan perkara korupsi pada Kementerian Energi juga Informan Daya Mineral (ESDM).
Penanganan persoalan hukum dalam kementerian itu, Karyoto mengakui berjalan lambat. Namun tidak berarti berhenti dalam sedang jalan. Dia menuturkan, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dewan Pengawas (Dewas) KPK mengenai perkara kebocoran dokumen tersebut.
Karyoto menafsirkan ada pertentangan, namun bukan dijelaskan apa maksudnya. “Bahkan saya lagi yang digunakan dituduh,” tuturnya.
Kasus dugaan kebocoran itu lebih banyak dulu dilaporkan ke Polda Metro Jaya, naik ke tahap penyidikan pada Juni 2023. Sedangkan dugaan pemerasan terhadap Syahrul Yasin Limpo masuk pada Agustus 2023.
Perkara dugaan pemerasan makin panas lantaran beredar foto pertarungan antara Firli Bahuri juga Syahrul Yasin Limpo di sebuah gelanggang olah raga bulutangkis ke Ibukota Barat, pada 2 Maret 2023. Firli mengenakan pakaian olah raga, sedangkan Syahrul mengenakan kemeja kemudian celana panjang dan juga jaket.
Beredar foto Ketua KPK Firli Bahuri bertemu Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Firli maupun Yasin Limpo belum merespons ketika dikonfirmasi mengenai foto ini. Istimewa
Firli sempat membantah adanya reuni tersebut, sedangkan Syahrul menunjukkan gestur mengangguk ketika dikonfirmasi wartawan usai pemeriksaan dalam Badan Reserse Kriminal Polri beberapa waktu lalu. Menurut kode etik KPK, setiap punggawa pada lembaga anti-rasuah itu dilarang mengomunikasikan secara segera atau tidak ada segera dengan pihak yang tersebut sedang berperkara.
Posisi Syahrul Yasin Limpo pada waktu reuni itu sedang diselidiki KPK perihal dugaan keterlibatannya di persoalan hukum korupsi ke Kementerian Pertanian. Akhirnya, kader Partai NasDem itu ditetapkan sebagai terperiksa oleh KPK.
Baca halaman berikutnya: yang dimaksud terungkap dari praperadilan Firli Bahuri
- 1
- 2
- 3
- 4
- Selanjutnya
Artikel ini disadur dari Menanti Babak Berikutnya dari Kasus Firli Bahuri di Polda Metro Jaya